Aku terkejut dengan napas yang agak kencang, jantungku berdebar-debar ada rasa benci dan suka. Link Bokep Ramah bertanya lagi ” bang ayo donk…! Hati-hati di jalan licin bang. Aku jawab “kayaknya hujannya ini lama tante”. Rahmah tidak tahu kemana lagi mengadukan nasipnya, hanya di benaknya bagaimana bisa makan dan tidur. dia mejawab dengan ramah ” ngga ada, cuman nongkorong doang.” Selanjutnya penulis mengenalkan diri pada gadis cantik tersebut mengaku namanya “Ramah”. Menjawab pertanyanku dengan manja sambil mengajak aku untuk menginap. Sesampainya dalam café penulis menanyakan “Ramah minum apa ? Sekali-sekali dirinya menggigil menahan dinginnya cuaca malam itu. Apasih gunanya abang muat di koran kisah Ramah ? Aku teringat kata-kata kawan aku, kalau ada bulu tubuh di dada pria nafsunya tinggi, mengingat ini akau gemetar.




















