Aku kan gak punya apa-apa?!”, tanyanya kebingungan.Sepertinya ia takut gak bisa dapet pinjaman uang dariku.“Terserah kamu aja deh, apa imbalan dan jaminannya!” katanya lagi, dari nada suaranya terdengar kalau dia sudah putus asa.Tiba-tiba aku dapat ide briSitan.“Gini.. Ntar sore aku ke rumahmu!” akhirnya dia menyetujuinya.Rumahku sore itu sepi, orang tuaku sore hari itu sedang ke Surabaya naik kereta api, itulah sebabnya mengapa ia kusuruh datang sore itu, sedang kedua pembantuku pasti tidaak berani mengusikku, lagi pula sore begini kalau kebetulan orang tuaku tidak ada, mereka suka ke rumah tetangga, pacaran dengan pembantu tetangga. Bokep Mama Oh..Ternyata Slamet pembantu di rumahku. Biasanya mereka menggunakan pintu kecil di halaman belakang untuk keluar masuk rumah.Maka kuminta Sita berpose di samping kolam renang yang letaknya di halaman belakang,




















