Sesaat kemudian sampailah aku di rumahnya. “Aryo, ilmu ini terdiri dari tiga bagian, kita lakukan bagian yang pertama dulu. Bokep Montok Jujur saja dia hanya mengenakan kain mori putih tipis yang dililitkan di tubuhnya.Sejenak darah mudaku berdesir melihat pemandangan itu. Sesaat kemudian sampailah aku di rumahnya. Dari kejauhan aku melihat sosok manusia di kegelapan. Titik cakra itu akan diaktifkan pada ritual kedua ini. Sampai akhirnya, aku beranikan diri untuk menyatakan cintaku. Jawaban yang keluar dari mulut Ningsih tidak sesuai dengan keinginanku.“Maaf, Kang, Ningsih selama ini hanya menganggap Kang Aryo seperti kakak sendiri, tidak lebih!” begitu jawaban Ningsih. Mbak Marni tersenyum dan ia segera bangkit dari altar tempat ia duduk.“Aryo, prosesi ritual telah selesai, sekarang kenakan kembali kain itu!” perintah Mbak Marni sambil mengenakan kembali




















