Ada bangku memanjang di bawah sepohon rindang. Film Porno Lima belas menit kemudian, kami sudah kembali segar. Dodi juga menelanjangi dirinya dengan cepat. Kujepit pinggangnya dengan kedua kakiku. Kami melepas nafas kami yang memburu. Aku memaksakan senyumku dalam nafasku yang sangat terburu-buru. Kami tidur bersisian sembari berpelukan. Hanya nafas kami yang mendesah-desah dan tangan kami saling mengelus-elus.“Sayang, aku mencintaimu!” bisik Dodi ke telingaku.“Mama juga mencintaimu, Nak…”“Aku kepingin lagi, Ma!”“Tak puas-puasnya kah, sayang?”“Aku kepingin, Ma…”Aku bangkit. Kecuali kalau terkadang Dodi benar-benar kebelet atau aku yang kebelet minta disetubuhi.Setelah meminum ramuan jamu, kami menjadi aman. Aku melaporkannya kepada Dodi.




















