Namun aku tak dapat menyembunyikan kekagumanku. Vidio Bokep Oh, yang mau minta ujian lagi itu ya?”.“Iya benar pak.”“Saya tidak ada waktu, nanti hari Mminggu saja kamu datang ke rumah saya, ini kartu nama saya”, Katanya acuh tak acuh sambil menyerahkan kartu namanya.“Ada lagi?” tanya dosen itu.“Tidak pak, selamat siang!”“Selamat siang!”.Dengan lemas aku beranjak keluar dari ruangan itu. Seseorang membuka pintu mobil itu, wajah yang sangat aku benci muncul dari balik pintu Mitsubishi Galant keluaran tahun terakhir itu.“Masuklah Winda…”.“Tidak, terima kasih. Aku menggigit bibir, dan mulai menangis terisak-isak. Sambil nyengir kuda. Si Makipun sampai berdiri mendekat ke arah kami berdua seakan ia tidak puas memandang kami dari kejauhan.Namun beberapa detik kemudian, Dino mulai merenggangkan kedua belah pahaku lebar-lebar.










