tiba-tiba Evi membawakan sebuah lagu. Maafkan aku Tia…aku tdk bermaksud mempermainkan kalian berdua, karena aku memang sungguh-sungguh terhanyut dan tidak bisa lepas dari dekapan hangat dan manjamu….. Bokep Korea Bumbu-bumbu cemburu pun mulai dikenalkan Tia pada ku.Setiap aku berhubungan dengan temanku yang lain, Tia pasti marah-marah tanpa alasan yang jelas. Akhirnya Evi menghampiriku sambil membawakan secangkir kopi hangat. “Engga cape , Vi, Kok belom bobok ?” tanyaku membuka percakapan. Suasana yang dingin, jadi pemicu kedekatanku dengan Evi. Bilapun setiap saat kami bertemu pandang, Evi langsung cepat-cepat menghidari pandangan mataku.Maafkan aku Evi…aku begitu menikmati hari-hari sepiku bersama Tia, juga bersama kamu. Aku dan Tia berpasangan berdansa sambil mengikuti alunan lagu dari tape recorder. Akhirnya kami memisahkan diri dari keramaian.




















