“Tau nggak? Bokep SMA Aku persilakan dia. Aku sadar tentang situasi dan kondisi yang berlaku, lalu menyetel radio keras-keras. Kuhajar kau besok!”
“Udah, tenang aja, nanti juga kamu ketagihan.”Aku melepaskan mulutku dari batangannya yang basah karena liurku, lalu mengocoknya perlahan-lahan dengan tanganku. Kuperosotkan celananya lalu kubelai-belai pangkal pahanya. Siapa suruh kau menolakku? “Udah, gimana kalo aku putusin dia, kamu seneng?”
“Sebenarnya nggak perlu segitu, asal kamu mau nyediain waktu buat aku, aku udah seneng kok”Setelah lama diam, dia bicara lagi.“Li, kamu mau kan nangani lagu-lagu baruku buat album besok?” Sambil menepuk pundaknya, aku menjawab. Ooi.. Kuhajar kau besok!”
“Udah, tenang aja, nanti juga kamu ketagihan.”Aku melepaskan mulutku dari batangannya yang basah karena liurku, lalu mengocoknya perlahan-lahan dengan tanganku.




















