Mengisi Burung Dengan Penuh Nafsu

( karena sambungan pompanya lepas, sehingga airnya bercampur dengan bubuk besi ) . Waktu itu saya grogi sekali., badan saya bergetar kencang dan saya mengigil, tante Ikha tetap tersenyum dan memegang bibir saya dengan dua jarinya , kemudian mendekatkan bibirnya dan kami pun berciuman. Bokeb Sosok Wanita yang selalu saya kagumi dan sayangi.Awal2 kehidupan saya bersama tante Ikha berjalan normal layaknya Keponakan dan Tantenya. Tante Ikha pasrah saja dan selama perjalanan dia lebih banyak diam dan menjawab seadanya pertanyaan dari saya ( mungkin dia juga menahan tangis). Dia sering sengaja membuat sop kaldu atau menu lain lalu mencelupkan jarinya dan menyuruh saya mencicipi dari jarinya, di kesempatan lain tante Ikha sengaja makan sampai berceceran di bibirnya dan meminta saya membersihkannya.

Mengisi Burung Dengan Penuh Nafsu