Alex mengancamku dengan menculik Chelsea, anakku, ia bisa saja membunuh Chelsea bila aku tidak menuruti maunya. Langkah lemahku terus ku paksakan hingga gerbang rumah. XNXX Jepang “Kok rame?”, tanyaku ketakutan. “Dokter boleh saja meniduri aku, aku Cuma budak seks di sini”, jawabku. Sesekali mereka mencubit putingku. Pria lain yang sudah ku sepong penisnya, sudah mengantri untuk menusuk vaginaku dengan penis mereka. “Ya, masuklah”, seorang pria membuka pintu dan mempersilahkanku masuk. Herman lalu mendekatiku lalu juga mencium keningku, “Cepat sembuh ya sayang”, katanya. “Aku tidak mau dia malah menyusahkanku”, cetus Alex merasa aku ini merugikannya. Para pria itu segera membuka pakaian mereka. Mereka membiarkan ku terkapar, dengan penuh muntahan di sekitar wajahku dan mengotori rambutku.




















