tanyanya. Supaya Mas Hendarto tak curiga pada orang yang ku tabrak itu, maka aku setuju saja jika ia jadi driverku. Bokepindo Kemudian ku jawab..“jangan gitu pak? Masih terbayang olehku saat, lelaki itu jatuh dan memanggil manggil aku untuk berhenti, tetapi aku tancap gas.Dirumah perasanku tak tenang dan itu aku diamkan saja dari Mas Hendarto. Kemudian Mas Hendarto menanyakan sebab perubahan sikapku itu. Setiap hari aku kekantor kadang diantar Mas Hendarto dan kadang aku nyetir sendiri.Suatu saat aku pulang kantor dan mau kerumah, aku tanpa sengaja menyerempet sebuah sepeda yang dikemudikan oleh seorang lelaki paro baya. Suatu ketika saat pulang kantor, mobil tak ia arahkan kerumah tapi, kerumahnya di kawasan kartosuro. Sesampai dirumah aku, masukkan mobil dan diam di kamar.




















