Lidah Mama kemuidan berpindah menelusuri tubuhku.“Kamu sudah dewasa ya Ndy, gak apa-apa kan kamu Mama perlakukan seperti papamu” gumam Mama disela telusuran lidahnya.“Punya kamu juga sudah besar, belom sebesar punya papamu tapi lebih keras dan tegang”, cerocos Mama lagi.Aku hanya diam menahan geli dan nikmat. Kupelototi semua lekuk liku tubuh Mama. Bokep Ojol Lama aku menikmati pemandangan itu. Ah, inikah pertanda kalo anak laki-laki sedang birahi? Aku shock. Mama diam aja, aku semakin berani. Padahal kalau Papa tau apa yang terjadi selama ini. Seperti biasa aku melongok ke kamar Mama. Tiba-tiba aku seperti pengen pipis dan ahh koq pipisnya enak ya. Kami mulai sering tidur disatu tempat tidur bersama. Lama-lama aku jadi deket dengan Tante Nuna yang sejak bersama Papa aku panggil Mama Nuna.




















