Damar kaget. Sama seperti pertama, sedikit susah dimasukkan, tapi aku tidak menyerah, aku makin membenamkan meqiku pada penisnya. Bokep Mom 3 tahun aku terus menunggu kamu mau jalan lagi ma aku.” Lanjut Damar.Dia membelai-belai rambutku dengan lembut. Siaaaalll, sial banget rasanya saat itu.Damar tidak menyerah, dia duduk dengan membuka setengah celananya, aku pun menjilati penisnya terlebih dahulu agar tegang kembali. dengan segera kami memakai pakaian kami dan segera berlari ke ruang tamu.Aaaahhhh gagal.Dari tamu, kami melihat keluar jendela, dan ga ada satupun pun yang bertamu. Akhirnya aku lari ke belakang, ketoilet. Tetap saja aku di buat kecewa lagi.TAMAT.,,,,,,,,,,,, Berhubung kami mengejar waktu karena takut teman-teman datang, kami pun langsung melucuti pakaian kami.Aku naik ke atas tubuh Damar yang terlentang.




















