Darahku brdesir hangt mnjalari sluruh urat ditubuhku. Bokepindo Hanya bagian
bokongnya yg luput dari kerikanku karna trhalang dngn clana pendek serta CD yg dikenakannya. Udara pagi ini trasa sejuk skali, seakan mnyambut baik datangnya hari Minggu ini. “Sudah Fad!” printahnya, agar aku mnyudahi pijatanku. Tante Ivone mnundukan kpalanya, sekali sekali trdengar suara dahak dari
mulutnya. Yang memang telah mngendap dibenakku sejak awal, ketika
memprhatikan dia ditaman. Dan jari jemarikupun menari mmbentuk garis dipunggung tante Ivone. “Tali branya dibuka aja ya tan??” pintaku pnuh haraf sambil trus mngusap dan mengerik punggung bagus dihadapanku. Tapi hal trsebut mmbuatku smakin terangsang didorong rasa pnasaran yg tramat. Kedua kaki tante Ivone trtumpu pada kedua bahuku.




















