Bukan dia yang kutemukan, eh malah ketemu teman yang mau berangkat ke Bayuwangi. Bokep China kayaknya nggak masuk akal banget mengingat kita hidup di Indonesia. Kecurigaanku berpusar bangkitkan waspada. Bagaimana bisa aku melupakannya? itu hanya akan memuaskan mereka dan membuat mereka semakin berani kepada kita. jawabku diplomatis, kalo dijawab sebagai sesame manusia ya jelas aku sayanglah. Cewek atau cowok? Tapi ketika kulihat ufuk barat yang semakin gelap, aku jadi tidak tahan untuk meminta beliau mengantarkan lebih jauh. Maksud lo? Bahkan terkadang beliau pulang maghrib dan melupakan shalat ashar. Sementara angin terus menghembuskan nafasnya menyusup ke sela-sela jaketku hingga menusuk ke sumsum tulang. Sedangkan setiap malam aku berharap bersamanya kelak. Begitu pula ibu. Dia menceritakan tentang dirinya dengan nada minta dikasihani.




















