Tokonya sedang sepi, tidak ada pembeli.Juragan, pinta saya. Bokep Arab (Belakangan saya tahu itu bukan pipis). Apa saya sedih atau malu? Belum utangutang lainnya. Apa sudah waktunya?Saya nggak bisa kendalikan badan saya. Tapi kalau nggak, bagaimana lagi? Mereka minta saya layani mereka sekaligus. Saya juga jadi tahu bahwa dulu, sewaktu muda dan masih tinggal di kampungnya, Juragan pernah kepincut seorang penari juga. Ampuun! Tapi buat mereka yang gigih dan mujur, selalu ada jalan. Saya janji akan kembalikan secepatnya.Eh, kok Juragan langsung mengantongi segepok uang yang tadi dia hitunghitung.Denok, kata beliau dengan dingin, Aku ini pedagang, bukan tukang ngasih utang. Juragan ternyata tinggal sendirian. Beliau pemilik toko beras yang besar itu. Waktu beliau rebahan dan minta saya tegak, saya nurut.




















