“Malah ada yang lebih gampang,” sahutnya. Aku jadi ingin mengintip mereka.Menarik nafas panjang dan berdiam diri sesaat, aku pun berjalan mengendap-endap dan mengintip dari jendela. Bokep Indonesia Mas Danu baru pulang dini hari tadi, dan langsung tidur. Apalagi Sita mengingatkanku tentang ancaman ibu mertua tentang kehadiran seorang cucu. Selalu pulang kan tiap malam?”Aduh, aku memukuil dahiku sendiri. Punya anak aja belum, sudah dipanggil Tante.“Kata mama, Tante langsung disuruh masuk aja. Satu detik… dua… tiga… empat… bahkan hingga 1 menit berlalu, aku tidak mendengar apa-apa.Ugh!“Maaf, sayang. Kita biasa aja kok…” Sita terus mendorong. Kalau begini terus, mana mungkin aku bisa hamil. “Harus diselidiki beneran keluar kota apa nggak?” Air mata sudah menggenang di pelupuk mataku saat Sita buru-buru menambahkan, ”Tapi aku bisa membantumu.”
“Bagaimana caranya?” aku




















