Karena merasa ada yang lain dalam desiran darah ku. Sore pukul 18.00 Ibu bersiap untuk pergi bersama ayahku seperti biasa.“Kamu jaga rumah nak..kalau mau keluar tolong pintu di kunci yang rapat” Pesan ibu ku di kala setiap mau pergi.Yang aku tahu kepergian mereka setiap malam, untuk mencari uang. Bokep SMA Oh…sungguh sangat menggidikan bulu kuduk. aku takut lihat ibu mu say..” Balas Rian. Mungkin itu dia mulai memberanikan main kerumahku. Pengalaman aku melihat sepasang manusia yang bergumul, saling merabah, menjilati, yang ternyata yang aku lihat itu adalah ibu ku sendiri.Dan yang membuat aku sedih ternyata Ibu masih suka melayani lelaki hidung belang. Rasa jantung ini berdebar kencang, saat-saat aku membuka daun pintu itu, secara perlahan-lahan.




















