Istriku ingin agar sperma milik Bima bisa segera masuk kerahimnya dan membuat dirinya hamil. “Baik bu.”
“Ngak kamu panggil bu coba sekarang kamu panggil saja mbak.” Kata istriku. Bokep “Ngak usah kamu puasin aja dulu, aku gampang kok bisa sarapan dikantor.”Begitulah sampai berangkat kekantor aku masih melihat Ivana main dengan Bima, dalam hati aku puas karena bisa melihat senyum Ivana lagi. Aku dan Ivana hanya bisa menjawab segera mungkin, padahal dalam hati kami menangis karena telah berbohong pada orangtua kami berdua.Suatu hari aku entah darimana mendapat ide gila, dan ketika kusampaikan pada istriku seperti yang sudah kuduga ia menolak mentah-mentah ideku tersebut. Sudah kuduga dia ini cukup polos orangnya, lalu segera saja akupun menjawabnya. “tapi pak ,tapi.”Tanpa kuduga Ivana bangkit dari tempat tidur lalu




















