Aku menoleh ke belakang, rupanya Evan dalam mobil Jazznya
waktu itu Jazz baru saja keluar, wah pokoknya mewah banget, ia memberikan isyarat untuk turun dan naik mobilnya, memang waktu itu lampu merah. Evan lalu mengeringkan tubuhnya sendiri lalu menggendongku ke tempat tidur. Bokep Colmek Namun keberanianku cuma sampai disitu saja.Hingga sewaktu aku naik kelas 2 aku ikut ekskul cheerleaders sehingga aku makin2 jadi pusat perhatian.Cheerleaders yang kalau tampil selalu pakai baju ketat dan rok mini. Aku merasakan sensasi luar biasa, hingga mendesah-desah sendiri, Evan menonton kelakuanku hingga melotot. Ketika kembali ke tmp tidur, Evan melihat bercak darah kevirginanku. Aku cuma tertawa saja, “Da serius, kalau bener bisa dibayar…” evan menghentikan kalimatnya “Kenapa lo mau bayar gw?” kataku cepat..Evan tersenyum dan mengangguk, “Van..buat lo gratis..” jawabku




















