Ramah mulai buka cerita dengan sifat yang agak malu-malu, sambil mengatakan “bang cafenya sudah mau tutup kita cek in yo? Bokep Tobrut “abang kok tega kali merekam suara Ramah, untuk apa bang ?, abang wartawan ya ? Kami berangkat tiga pasangan yang semuanya pacaran, ongkos kami kumpul-kumpul bersama. Dalam perjalanan itu aku bertanya “Ramah kamu cantik, kok maunya kerjaan seperti ini ? Maksud Ramah gimana ? Kuangkat poselku kulihat nomornya sepertinya tidak aku kenal. Tapi itu semua tidak pernah dia masukkan dalam hati hanya dianggapnya sebatas kuping saja. Kuikuti dari belakang sampai mobil itu belok kesalah satu tempat penginapan yang berkelas di Simalingkar. Sesampainya dalam café penulis menanyakan “Ramah minum apa ? aku tunggu Ramah tidak ada kawan, cepat donk bang. Aku jawab dengan




















