Saya harus melayani Nenek Mega dan juga bermain cinta dengan Tante Eni. Atau mungkin disinilah letak kampungannya, liar dan buas. Bokepindo Satu-satunya yang bisa meyakinkan kalau Tante Eni berasal dari kampung adalah logat bahasanya yang bener-bener medok saat berbicara.Dengan cepatnya sayapun akrab dengan Tante Eni karena orangnya lucu dan suka humor. kata nenek Tante Eni tinggal di sebuah kampung di Medan, walaupun Tante Eni berasal dari sebuah perkampungan tapi Mimik wajahnya tidak menampakan wajah kampungannya. Kuhitung ada sekitar 7 kali kami keluar bersama. Tapi karena handuknya agak kecil maka paha mulusnya jelas terlihat, putih dan sangat menggairahkan.“ Kamu pake ngitip saya segala, ” ujar Tante Eni. Saya mengiyakan, saya bersusaha meyakinkan.Setelah nenek dan kakek berangkat saya mulai menyusun rencana.










