Sakit Nit.” Keluhku dengan ekspresi meringis kesakitan sambil mengusap kepalaku karena Nita menjitak kepalaku.“Biarin…” ujarnya ketus. Hiksss… Jangan marah lagi.”“Iya aku gak marah. Bokep Family Ayo kita makan, kebetulan Bunda belum makan siang.” Ajak Bunda sembari merangkul bahuku. Kamu tadi di kamar mandi lagi muasin diri kamu sendiri kan?” tembaknya langsung.“Ya Iyalah pastinya. Sensasi geli dan nikmat menjadi satu.“Oouuhhhhh…!!” aku meracau merasakan kenikmatan.Berbagai macam perasaan berkecamuk menjadi satu. ●°●°●Nita“Niiiittt….” panggil Bram dari arah teras rumah.“Ya Bram, ada apa?” jawabku sembari menghampirinya.“Ini Bunda mau ngomong sama kamu.” ujarnya sembari memberikan Hpnya padaku.“Hallo, Assalamualaikum Bunda.” ucapku memberi salam di ujung telpon.“Waalaikum salam, sayang.” jawab bunda di ujung telpon sana.“Ada apa, Bun?” tanyaku sopan.“Tadi bunda ditelpon sama Mamamu. “Iya aku gak pulang, sudah dong nangisnya.”“Hiiksss….




















