Bukannya apa-apa, tapi aku paling tidak suka diganggu dengan masalah orang yang telat membeli tiket seperti pasangan ini.Ibu itu cemberut. Aku bisa merasakan volumenya ketika lenganku menggeseknya. Bokep China hmmm. Tidak terkecuali ibu dan anak di sampingku. Apalagi oleh suaminya yang hanya duduk 50 cm di seberangnya. Tanganku sudah berada tepat di atas gundukan itu. Sepanjang sejarah kehidupanku, bisa dihitung berapa kali aku melanggar aturan atau norma. Tangannya menarik tanganku dan mengarahkannya ke tempat yang aku inginkan. Oooh, senyumnya manis sekali. Kemungkinan ada di pangkuan si bapak. Menanti elusannya.Sepertinya kait BHnya sudah lepas. Hari berangsur gelap.“Pengumuman, bapak ibu.




















