Dari pembicaraannya pasti dari seorang cewek karena terlihat begitu manja. rumah siapa ?” tanyaku heran, kuhentikan isapan rokokku dan kuletakkan amplop putih yang kuterima tadi si meja.“dulu kan sering main ke rumah, didaerah Blauran” lanjutnyaAku terdiam memikirkan arah pembicaraan ini.“emang aku kenal Bapak sebelumnya dan kita pernah bertemu ?” tanyaku penasaran, tak ada lagi rasa segan takut tersinggung seperti tadi.“Bukan cuma kenal, aku bahkan sering mengantarmu pulang setelah main di rumah” jawabnya, semakin membuatku bingung. Film Porno Begitu juga kalau dulu sering memandikanku, kini kembali dia memandikanku meski dengan suasana berbeda. Tak kuhiraukan lagi amplop putih yang kuletakkan di meja tadi.Sepanjang jalan kusesali ketololanku, pantas saja sejak pertama bertemu aku merasakan wajah itu tak asing lagi dan serasa begitu dekat kukenal, pantas saja aku




















