Kubuka pahanya selebar-lebarnya. Bokep Rusia Ouhh.. Kugelengkan kepalaku memberi isyarat untuk bertahan sebentar lagi.Aku bangkit dan duduk memangku Anna. Ia memang berdarah Arab.Menurutnya banyak keturunan Arab di Gorontalo, termasuk salah satunya bintang film remaja tahun 80-an.Kuamati lebih teliti wanita di sampingku ini. Dulu dalam ronde pertama biasanya suamiku akan kalah, namun kamu masih bertahan. Aku sampaiihh!”Ia memberontak dari pelukanku sampai peganganku pada pinggulnya terlepas. Kubuka pahanya selebar-lebarnya. Ia tersenyum.“Terima kasih, Pak,” katanya sambil menyambut tasku dan membawakannya ke mobil.“Kapan ke sini lagi, Pak? Keturunan India atau mungkin Arab ya?”“Nggak ah, asli Indonesia lho..”.Ia masih terus memujiku beberapa kali lagi. Anto, kamu luar biasa.




















