Wajahku merah karena malu, karena Ibu Rini tersenyum saat pandanganku terarah ke buah dadanya. Tanganku kemudian dibimbing untuk meremas-remas payudara Ibu Rini yang super montok itu. Bokeb bukan begitu Bu, Saya memilih pacar Saya walaupun Dia sebetulnya kalah cantik dari Ibu, dan segalanya dech..!” jawabku. Tanganku kemudian dibimbing untuk meremas-remas payudara Ibu Rini yang super montok itu. oohh.. Jadi Saya minta tolong sama Ibu, bagaimana dech baiknya agar persoalan ini selesai..?”
Lalu dia bilang, “Do you have some money..?”
“Aduh, maaf sekali Bu, Saya sama sekali tidak membawa uang sepeser pun.” jawabku. ya.. Setelah itu dia tegakkan badannya, terus berkata, “Eee.. tas.. Lama-lama aku tidak sabar, dan terus kuberdiri dan tanpa basa-basi, aku langsung membalikkan badannya.




















