Simbok pun turun dari danau membawa piring dan rantang ke tepi sungai tempat aku meancing tadi. Bokep Colmek Habis Kang Gimun mau cepat sih…” kata Tini. Nampaknya meraka sudah tak perduli lagi kepada sekelilingnya. Nanti burung keburu banyak,” kata Gimun. Ibunya tersenyum.“Apa simbok tidak mau tambah anak lagi?” tanyaku. Aku jelas melihat Tini memeluk tengkuk Gimun. Tapi waktu masih banyak dan aku lebih baik mengintai Gimunh dan ibunya saja. “Tak sempat membukanya. Gimun sudah berada di sana emngusir burung-burung yang memakan padi mereka. Gila pikirku. “Ya sudah. Gimun berjalan tenang dan aku membuntutinya dengan mataku dari kejauhan. Nampaknya meraka sudah tak perduli lagi kepada sekelilingnya. Ketika kutanya, benar dia mau mengantar nasi untuk ibunya.




















